ARTIKEL KULINER

Kue-Kue Lebaran Khas Palembang. Lemak Nian!

Sabtu, 13 Agustus 2011 | Tag: Ramadhan 1432 H, Palembang, Kue Lebaran
Kue-Kue Lebaran Khas Palembang. Lemak Nian!
ilustrasi

KapanLagi.com - Palembang tidak hanya terkenal akan pempek. Selama Ramadhan hingga lebaran, Palembang juga memiliki kue-kue tradisional yang lemak nian dan hanya akan Anda temui di bulan Ramadhan. Ada apa saja?

Engkak
Sekilas kue ini mirip dengan kue lapis. Terbuat dari santan dan tepung ketan, Engkak memiliki tekstur yang kenyal, lembut dan tidak lengket di mulut. Kue Engkak kini sudah banyak dimodifikasi dengan tambahan durian atau perasa lainnya.

Ragit
Di daerah lain, Ragit populer dengan nama Roti Jala. Ragit terbuat dari campuran tepung terigu dan telur yang dimasak tipis dan diacak-acak. Agar lebih sedap, Ragit disantap menggunakan kuah kari atau laksa khas Melayu yang spicy dan tidak terlalu kental. Biasanya Ragit disajikan sebagai menu utama saat berbuka puasa.

Kue Maksuba
Lebaran tak lengkap tanpa Kue Maksuba. Kue ini mirip dengan lapis legit, hanya sedikit basah dan kenyal. Awalnya Kue Maksuba hanya disajikan oleh keluarga Kesultanan Palembang untuk tamu kehormatan kesultanan, namun kini kue ini mudah didapat di toko kue atau pasar tradisional. Kue Maksuba tidak menggunakan tepung, hanya menggunakan telur bebek, susu, mentega dan gula. Kadang telur bebek yang digunakan bisa mencapai lebih dari 30 butir dalam satu adonan kue.

Kue Delapan Jam
Bahan dasar kue ini mirip dengan kue maksubah: telur bebek, gula, mentega dan susu. Disebut Kue Delapan Jam karena memang proses pembuatannya membutuhkan waktu delapan jam. Seluruh bahan dicampur dan dikocok hingga rata, lalu dikukus selama delapan jam. Jika kurang dari delapan jam, kue tidak akan terasa kenyal dan mudah hancur. Bagi warga Palembang, kue ini menjadi suguhan wajib di saat Hari Raya Lebaran.

Foto: http://foods-beverages.dinomarket.com


KOMENTAR